Diposkan oleh Tri Wahyu Apriyanto 0 komentar » Posted in

BAHASA SEBAGAI SARANA BERFIKIR

BAHASA SEBAGAI SARANA BERPIKIR
Oleh : Nur Afifuddin

Sumber dari:
http://begawanafif.blogspot.com/2009/02/makalah-dan-artikel.html

A. Pendahuluan
Bahasa adalah suatu sistem lambang berupa bunyi, bersifat arbitrer, digunakan oleh masyarakat untuk bekerja sama, berkomunikasi, dan mengidentifikasi diri. Sebagai sebuah sistem, maka bahasa terbentuk oleh suatu aturan, kaidah, atau pola-pola tertentu, baik dalam bidang tata bunyi, tata bentuk kata, maupun tata kalimat. Bila aturan, kaidah, atau pola ini dilanggar, maka komunikasi dapat terganggu.
Lambang yang dugunakan dalam sistem bahasa adalah berupa bunyi, yaitu bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Karena lambang yang digunakan berupa bunyi, maka yang dianggap primer dalam suatu bahasa adalah bahasa yang diucapkan atau yang sering disebut bahasa lisan. Karena itu pula, bahasa tulisan yang walaupun dalam dunia modern sangat penting hanyalah bersifat sekunder. Bahasaa tulisan sesungguhnya tidak lain adalah rekaman visual, dalam bentuk huruf-huruf atau tanda-tanda baca dari bahasa lisan. Dalam dunia modern, penguasaan terhadap bahasa lisan dan bahasa tulisan sama pentingnya. Jadi, kedua macam bahasa itu harus pula dipelajari dengan sungguh-sungguh.
Dalam sebuah komunikasi, baik melalui lisan maupun melalui tulisan selalu tidak akan sempurna atau tidak sama kualitasnya. Tiap penulis memiliki kemampuan yang berbeda-beda, karena itu efektivitas tiap tulisan juga berbeda. Ada penulis yang selalu merasakan kesulitan menemukan kata-kata yang tepat untuk dapat mengungkapkan pikirannya, bahkan untuk pikiran yang paling sederhana sekalipun. Tetapi ada juga penulis yang memiliki kemampuan dalam kemampuan berkomunikasi dan mengungkapkan pikirannya dlam tulisan yang sangat luar biasa. Mereka dengan lancar dan lincah menyampaikan pikirannya dengan kata-kata dan rangkaian kalimat yang mengagumkan.
Biarpun demikian akan selalu terdapat kekurangan-kekurangan dalam tulisannya, entah menyangkut bahasa entah menyangkut penyajiannya. Karena itu, tulisan-tulisan sebagai sarana berkomunikasi dan sarana mengungkapkan pikiran selalu akan memperlihatkan kekurangan, setidaknya ditinjau dari sudut bahasa yang digunakan. Singkatnya, bahasa lisan maupun tulisan dapat digunakan sebagai sarana berpikir atau mengungkapkan pikiran dari pembicara atau penulis.
Dari uaraian latar belakang di atas, maka timbul permasalahan sebagai berikut :
1. Apakah pengertian bahasa itu ?
2. Unsur-unsur apa saja yang terdapat dalam bahasa ?
3. Apakah yang menjadi ciri-ciri atau sifat-sifat bahasa ?
4. Apakah kelebihan dan kelemahan bahasa ?
5. Bagaimanakah karakteristik bahasa ilmiah ?



B. Pengertian Bahasa
Kata bahasa dalam bahasa Indonesia memiliki lebih dari satu makna atau pengertian, sehingga seringkali membingungkan (Abdul Chaer, 2003 : 30). Untuk lebih jelasnya

0 komentar:

Poskan Komentar

Ane harap agan bersedia meluangkan sedikit waktunya untuk sedikit memberi komentar. Karena komentar agan merupakan motivasi bagi ane. Dan juga tidak lupa ane haturkan banyak terima kasih atas kunjungan juragan.
Monggo berkomentar...